Fakultas Teknik UNTAD Gelar Kuliah Tamu Berdampak, Bahas Implementasi Immersive Technology di Industri Pertambangan
Palu, 10 Februari 2026 — Fakultas Teknik Universitas Tadulako (UNTAD) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu Berdampak sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 tersebut mengangkat tema “Implementasi Immersive Technology di Bidang Engineering, Khususnya di Industri Pertambangan.” Tema ini dipilih untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai perkembangan teknologi imersif serta penerapannya dalam bidang keteknikan, khususnya pada sektor pertambangan.
Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Teknik UNTAD menghadirkan Ir. Giswa Ade Nugraha K, S.T., IPP, selaku Founder Almmetrix PT. Anugerah Interaktif Mandiri, sebagai pemateri.
Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih jauh pemanfaatan immersive technology dalam lingkungan engineering. Teknologi imersif mencakup berbagai teknologi yang mampu menghadirkan pengalaman digital yang lebih interaktif dan mendekati kondisi nyata, sehingga memiliki potensi untuk mendukung berbagai kebutuhan di dunia industri.
Pada sektor pertambangan, penerapan teknologi tersebut dapat menjadi bagian dari pengembangan metode pembelajaran, simulasi, visualisasi kondisi lapangan, hingga mendukung proses kerja yang membutuhkan pemahaman terhadap lingkungan dan kondisi operasional yang kompleks.
Kegiatan Kuliah Tamu Berdampak ini juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, sehingga pembelajaran yang diperoleh mahasiswa tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga dapat dikaitkan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan profesional di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik UNTAD terus mendorong terciptanya proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memberikan pengalaman akademik yang relevan bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan industri di masa mendatang.






